RAJAIDR

Kumpulan Berita Terbaru dan Terlengkap Seputar Indonesia

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta merilis data layanan sertifikasi kesehatan produk pertanian yang telah diekspor ke mancanegara sebanyak 2.254 kali dengan nilai ekspor setara Rp 1,26 triliun.

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun

RAJAIDR – “Ragam produk semakin banyak seperti komoditas jengkol, daun jeruk purut, bahkan petai menunjukkan tren jumlah dan tujuan negara yang meningkat,” ujar Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil dalam keterangan tertulis, Rabu (27/2/2019).

Saat melepas ekspor 10 produk pertanian di Kargo Garuda, Cengkareng, Banten, Selasa (26/2), Jamil menjelaskan bahwa selama bulan Januari dan Februari produk pertanian yang diekspor melalui Bandara Soekarno Hatta, baik media pembawa Karantina Hewan maupun Karantina Tumbuhan telah mendapatkan percepatan layanan.

“Penguatan sistem perkarantinaan menjadi hal yang mutlak diterapkan guna mendorong percepatan ekspor,” tambah Jamil.

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun

Kuliner – Sebagai salah satu tempat pengeluaran yang terbanyak, baik dari sisi jumlah maupun jenis, penerapan percepatan layanan karantina berupa inline inspection maupun layanan prioritas harus diterapkan.

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran karantina pertanian untuk mengawal ekspor. Pastikan produk pertanian kita sehat, aman dan diterima di negara tujuan ekspor,” lanjut Jamil.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Soekarno-Hatta, Imam Djajadi memberikan data 10 produk pertanian yang dilepas ekspor kali ini. Di antaranya sarang burung walet sebanyak 623,5 kg dengan nilai Rp 26,874 miliar, buah manggis sebanyak 11,92 ton dengan nilai Rp 487 juta, dan rambutan sebanyak 5,6 ton dengan nilai Rp 204 juta.

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun

Rajaidr.pro – Sementara untuk komoditas ekspor yang juga ikut diekspor terdiri dari telur tetas sebanyak 4 ton senilai Rp 0,12 miliar, vaksin sebanyak 137 kemasan senilai Rp 1,6 miliar, reptil sebanyak 31.173 ekor dengan nilai Rp 1,091 miliar.

Imam juga menyebutkan 3 komoditas pertanian yang mulai bertumbuh seperti emerging commodities yakni petai sebanyak 930 kg senilai Rp 52 juta, jengkol sebanyak 610 kg dengan nilai Rp 34 juta rupiah, dan ubi cilembu sebanyak 1.920 kg dengan nilai Rp 80 juta.

Silahkan dibaca juga berita berikut ini :

Penumpang Ditinju Karyawan Bandara Karena Komplain Pesawat Telat

“Keseluruhan produk ekspor pertanian ini telah melewati proses karantina sesuai persyaratan negara tujuan ekspor, sehat dan aman dilalulintaskan,” tegas Imam.

Sementara itu, pelepasan ekspor kali ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran instansi terkait yang tergabung dalam Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata), Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, serta para eksportir.

Nilai Ekspor Jengkol Dan Pete Mencapai Rp 1,26 Triliun

RAJAIDR | AGEN BANDARQ | AGEN BANDAR KIU | AGEN DOMINO

SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

Kelebihan yang bisa anda dapatkan dengan bermain di 
RAJAIDR adalah Situs Poker Online Terpercaya, DominoQQ, dan BandarQ terpercaya di Indonesia, dengan Bonus Terbesar di Indonesia

♦ 8 Game Dalam 1 User ID 
♦ Bonus Referensi 20% ( Seumur Hidup )
♦ Bank Online 24 jam ( Kecuali Gangguan ) 
♦ Bonus Cashback Mencapai 0,5% Setiap Selasa Dan Jumat

Minimal Deposit Rp 20.000,- 
Minimal Withdraw Rp 25.000,-

Untuk lebih lanjut bisa hubungin Customer Service kami : 
Website : ratupokerv.com
Whatsapp : +85581651464
Pin BB : D8CCE01B

Facebook Comments
RAJAIDR © 2017
Dilarang Copy Bosku.. Latihan Mengetik yah :)
%d bloggers like this: